Pikiran dan Perasaan Juli 16, 2010
Posted by ws.rudi in LAW OF ATRACTION.Tags: Pikiran dan Perasaan
trackback
Pikiran-pikiran Anda adalah penyebab utama dari segala sesuatu. Jadi, ketika Anda memikirkan sebuah pikiran secara terus-menerus, pikiran tsb segera dikirim ke semesta.
Pikiran itu secara magnetis merekatkan diri ke frekuensi serupa, dan kemudian dalam hitungan detik mengirim nilai frekuensi itu kembali ke Anda melalui perasaan” Anda.
Dengan kata lain, perasaan-perasaan Anda adalah komunikasi yang dikirim kembali ke Anda oleh semesta, yang memberitahu frekuensi dimana Anda saat ini berada.
Perasaan Anda adalah mekanisme umpan balik frekuensi Anda!
Ketika Anda merasakan perasaan” baik, perasaan itu adalah pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan, “Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang baik”.
Begitu pula ketika Anda merasa buruk, Anda menerima pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan, “Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang buruk.”
Jadi ketika Anda merasa buruk, ini adalah komunikasi dari semesta yang berkata, “Peringatan!! ubah pikiran sekarang juga. Terdeteksi frekuensi negatif. Ubah frekuensi! Mulai hitung mundur untuk perwujudan. Peringatan!!”
Lain kali ketika Anda merasakan perasaan buruk atau emosi negatif, dengarkan sinyal yang Anda terima dari semesta. Pada saat ini juga Anda menghalangi segala kebaikan mendekati Anda, karena Anda sedang berada di suatu frekuensi negatif.
Ketika perasaan-perasaan baik mulai datang, Anda akan mengetahuinya karena Anda sudah memindahkan diri ke suatu frekuensi yang baru, dan semesta telah mengukuhkannya dengan perasaan yang lebih baik.










Apa ini ada kaitannya dengan yoga?
Salam,
Mochammad
http://mochammad4s.wordpress.com/
http://notulabahasa.com/
Sebenarnya tidak, saya hanya memcontohkan ketenangan tubuh dan pikiran dengan memasukan foto seorang wanita yang sedang melakukan yoga. Artinya jika perasaan kita sedang galau oleh berbagai perasaan buruk/negative yang berkecamuk, hendaknya kita segera menjernihkan pikiran dan segera menggantikan pikiran buruk yang hinggap dengan pikiran positive.
Memang tidak begitu mudah untuk melakukan ini, namun saya akan kupas beberapa faktor yang memudahkan pikiran positive dapat mudah diraih dalam kondisi stress atau tertekan pada posting saya berikutnya.
Terima kasih Pa Muhammad, pengamatan yang cermat.