jump to navigation

Perbedaan Komunikasi Pria dan Wanita Juli 8, 2010

Posted by ws.rudi in RELATIONSHIP.
Tags: ,
trackback

Perbedaan pria dan wanita dapat terlihat dari bagaimana berkomunikasinya. Nah, perbedaan ini bukanlah untuk kemudian dijadikan pembenaran untuk bersikap apa adanya. Kita bisa memilih untuk lebih produktif dan efektif dalam berkomunikasi.

Kita mulai dulu dari tips untuk para cowok. Sejak dulu kan cowok selalu dituduh sebagai kaum yang tak pengertian thd cewek. Bisa jadi itu memang benar. Entah apa karena kebanyakan cowok memang bebal atau kebanyakan cewek memang sebegitu susahnya untuk dimengerti, itu tak perlu diperdebatkan. Apa yg lebih penting adalah memahami perbedaan yg ada dan membuat penyikapan yg lebih bijak atasnya.

Okai, para cowok, perhatikan yg berikut ini:

Ingat, wanita tu cenderung ndak to-the-point klo bicara. Mereka lebih suka ngomong dg cara yg halus. Wanita cenderung bicara di sekeliling inti pembicaraan (mbulet, begitu kata pria) agar mereka tidak terkesan agresif. Itu juga dilakukan oleh wanita utk menjaga perasaan pria bila semisal mereka sedang bermaksud meminta sesuatu. Bagi wanita, cara ngomong semacam itu sebenernya sudah jelas. Cuman para pria biasanya bermasalah dg model komunikasi semacam itu.

Ketika si wanita bertanya, “Mas, ndak pengen makan mie, ta?”, maka bisa jadi yg sebenernya pengen makan mie tu pasangan Anda. Atau semisal klo si pasangan bilang, “Duuh, dompetku kok jelek ya.” tu amat bisa jadi dianya pengen dibelikan dompet. Model komunikasi semacam ini bisa berlangsung dalam durasi lama serta membuat pria cukup frustasi.

Apalagi wanita tu biasanya memang menuntut pria untuk bisa membaca pikiran mereka. Ndak cuma itu, hukuman pun bisa datang bila pria gagal melakukannya Wanita mbatin dalam hati, bertanya-tanya kenapa pasangan cowoknya kok bisa ndak tahu apa sih yang dia suka, ke mana dia pengen pergi, apa yang sedang pengen dilakukannya, dst. Padahal si wanita udah ngerasa ngasih petunjuk yg jelas. Pria sendiri seringkali ndak nyadar bhw dia sdg dihadapkan pada teka-teki yg harus dipecahkan. Ketika sudah nyadar bhw wanita memberinya teka-teki, pria pun seringkali gagal menangkap isi pikiran & perasaan wanita.

Lantas, apa yg bisa dilakukan? Bagaimana cara membaca pikiran wanita?

Hmm…. ini dia

Pertama, yg jelas kedua belah pihak kudu saling paham tentang adanya perbedaan ini. Buat para pria, kasih tau pasangan Anda, sehingga dia bisa memilih utk tidak sebegitu mudahnya ngambek ketika Anda terkesan tak pengertian. Kedua, perlu juga dipahami bahwa kebanyakan pria ndak bisa multitasking. Itu artinya kekuatan empatik pria tu menurun ketika dia lagi serius kerja -atau nonton pertandingan badminton, atau baca majalah otomotif. Bila di saat itu dia lalu mendengar pasangannya menyampaikan pesan yg ndak to-the-point, lebih besar pesan itu akan ditanggapi apa adanya, ndak dipikir apa implikasi atau maksud yg tersembunyi di dalamnya. Dan seringkali beginilah yg terjadi, dan dari sinilah seringkali masalahnya berawal.

Yang penting tu bisa tetep membuka mata pada isyarat2 nonverbal yg ditunjukkan pasangan. Bukan pada kata2 yang diucapkannya, melainkan lebih pada bagaimana dia mengucapakannya serta pemahaman Anda tentang kondisi dia secara umum. Susah? betul

Wanita tu bener2 makhluk yang peka, udah tau kan? Mereka berpikir dan berkata dalam pengaruh estrogen. Seringkali, tema perilaku mereka didasarkan atas mood dan apa2 yang cowok menganggapnya nggak rasional. Bila semisal seorang pria berkata pada pasangannya, “Dhe’, aku suka ama rambutmu”, jangan heran klo tiba-tiba tanggepannya,”Lho, emang sebelumnya Mas nggak suka ya?! Sebelumnya Mas nganggep aku lebih jelek ketimbang [nama cewek, probably artis].”

Pada saat wanita berada dalam masa subur, mereka adl yg paling menyenangkan. Mereka akan lebih tampil menarik dan berperilaku lebih menyenangkan ketimbang ketika mereka sdg masa tak subur, apalagi menjelang masa tak subur.

Yang jelas, perlu kita para cowok ketahui, bahwa tujuan utama wanita ngobrol itu adalah utk…ya utk ngobrol. Artinya bukan untuk mencari pemecahan masalah, sekedar bertukar informasi, atau hendak menyimpulkan sesuatu. Adalah kecenderungan alami para wanita untuk ngobrol dg banyak orang kala mereka lagi ada masalah. Bisa jadi mereka tidak segera menindaklanjuti hasil obrolan yg sudah dilakukan, dan terus aja ngobrol. Jika Anda adl pasangan si wanita, maka ada baiknya Anda merasa bersyukur. Itu artinya Anda masih dianggep, masih dipercaya.

Secara umum, yg perlu Anda lakukan adl membuat sang pasangan merasa nyaman, mbikin dia merasa lebih baikan. Dan ini bukan dilakukan dg berusaha keras memecahkan masalah mereka. Klo pria berfokus pada pemecahan masalah, maka empatinya berkurang, yg ada malah semacam interogasi utk menemukan bahan2 pengambilan keputusan. Apalagi klo kemudian menyalahkan si wanita atas apa2 yg dia rasakan. Anteng aja, dan tunjukkan empati dg tatapan mata, sentuhan dan pelukan. Itu jauuuh lebih baik.

Komentar»

1. Mochammad - Juli 8, 2010

Hmmm… sentuhan dan pelukan ya…🙂

Berkomunikasi dengan pria dan dengan wanita memang perlu strategi berbeda. Ini tidak hanya dengan pasangan kita, tetapi dengan wanita mana pun. Terus antara wanita satu dengan lainnya juga berbeda dalam karakter. Berarti masing-masing perlu penerapan strategi berbeda.🙂
Tapi, yang penting sebagai pria mesti lebih mau mendengarkan, sesekali menimpali, sesekali memberi pendapat, dan bisa cepat tanggap atas kata-kata yang “bersayap” dari teman wanita kita akan membuat wanita lebih betah dengan kita.
🙂 Salam,

Mochammad
http://mochammad4s.wordpress.com/
http://notulabahasa.com/

ws.rudi - Juli 9, 2010

Analisa yang cerdas Om Mochammad,

Wanita pun memiliki perbedaan karakternya masing-masing, seperti yang Om Mochammad gambarkan.

Mengenai perbedaan ini akan saya paparkan pada posting selanjutnya.
🙂🙂🙂

2. Fikri F - Juli 9, 2010

Wanita menalar dengan Emosi, Pria Dengan Logika.. .🙂

Ka, Saya suka banget sama Postingan ini

3. ws.rudi - Juli 10, 2010

Terima Kasih Fikri🙂🙂

4. Mengenal Wanita Lebih Dalam #1 « Rudi Wijisaksono Personal Blogs - Juli 27, 2010

[…] pada posting yang terdahulu mengenai perbedaan komunikasi pria dan wanita, ada baiknya pria belajar mengenal wanita lebih dalam lagi, sehingga sang pria dapat lebih menjaga […]

5. Upaya Terbaik « Rudi Wijisaksono Personal Blogs - April 24, 2012

[…] melibatkan saya dalam permainan, dan saya harus memainkannya. Saya pun akan dinilai bukan dari perbedaan pencapaian saya dengan manusia lain, tetapi dari apa yang saya lakukan dengan diri saya […]

6. Bos Bisnis - Februari 19, 2014

Wanita lebih mengutamakan perasaan,,ketika memberi nasihat atau teguran, wanita bisa lebih tidak manusiawi tapi bahkan bisa juga sangat manusiawi…sementara laki2 harus berdasarkan logika…

eric,
blog keripik mak irit

7. Miley's money method - Juni 9, 2014

Hi colleagues, how is all, and what you want to say regarding this
article, in my view its actually awesome designed for me.


Orang Baik Pasti Mau Kasih Komentar ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: